(Vibiznews - Business) - Industri social media rupanya semakin berkembang pesat dan makin diminati oleh para investor. Pada hari ini (20/12) bisnis internet dikejutkan dengan adanya informasi bahwa Pangeran Arab Saudi, Alwaleed bin Talal telah membeli 3,75% dari total saham Twitter, situs social media yang paling banyak diminati dengan 300 juta pengguna di seluruh dunia. Jumlah transaksi yang dibayarkan oleh Pangeran Alwaleed mencapai 10 miliar dollar. Transaksi tersebut diwakili oleh Kingdom Holding yang merupakan perusahaan multi korporat yang dimiliki oleh Pangeran Alwaleed.
Proses pembelian saham tersebut telah menjalani perjalanan yang cukup lama dimana Kingdom Holding sebelumnya menginginkan adanya percepatan pembelian sebelum tahun 2012. Semakin banyaknya pengguna Twitter di seluruh dunia memberikan sebuah prospek yang terus berkembang dalam jangka pendek dan panjang. Menurut lembaga survey "EMarketer",
Selain itu, prediksi kenaikan profit tersebut juga didasari oleh naiknya jumlah pendapatan yang diperoleh dari iklan sebesar 86% dibandingkan dengan tahun lalu. Disamping oleh melonjaknya pengguna Twitter yang menjadikan Twitter memiliki pangsa pasar yang semakin luas. Diminatinya Twitter sebagai situs social media terfavorit saat ini tidak terlepas dari adanya kemudahan akses pengguna terkait dengan kecepatan update dan juga jumlah bahasa yang dapat disesuaikan dengan para pengguna.
Ditengah proses pembelian saham tersebut, muncul isu bahwa proses pembelian saham Twitter oleh Pangeran Alwaleed memiliki maksud tersembunyi untuk mencegah adanya tekanan terhadap kerajaan Saudi yang dilancarkan oleh kaum opisisi melalui situs-situs social media seperti Twitter. Namun hal tersebut dibantah langsung oleh dirinya yang mengatakan bahwa kebijakan pembelian saham Twitter merupakan pemantapan langkah untuk berinvestasi di bisnis teknologi.
Ambisi Sang Pangeran Arab
Bagi dunia investasi di Amerika Serikat, nama Pangeran Alwaleed sudah tidaklah asing. Salah satu pria terkaya di kawasan Asia ini memang merupakan investor bagi korporasi-korporasi besar di AS. Sampai dengan Maret 2011, jumlah kekayaannya menurut Forbes disinyalir mencapai 19,6 miliar dollar. Dengan kekayaan tersebut ia merupakan orang terkaya di Arab Saudi. Pria berumur 56 tahun ini dinilai memiliki jiwa bisnis dan merupakan investor handal. Bahkan majalah Time menyebutnya sebagai Warren Buffet-nya Arab Saudi.
Selain melalui perusahaannya, Kingdom Holdings, ia pun merupakan investor individu bagi perusahaan-perusahaan besar seperti Citigroup dan News Corp. Untuk Citigroup sendiri, ia merupakan investor individu terbesar dengan kepemilikan saham sebesar 4,9%. Sedangkan yang melalui perusahaannya yaitu Kingdom Holdings, ia mendelegasikan untuk berinvestasi di perusahaan-perusahaan seperti Apple Inc, General Motors, AOL, Four Seasons dan Motorola. Bahkan Kingdom Holdings merupakan pemrakarsa dari pembangunan Kingdom Tower di Jeddah Arab Saudi yang nantinya akan menjadi gedung pencakar langit tertinggi di dunia dengan ketinggian sebesar 1 km.