Showing posts with label Comodity. Show all posts
Showing posts with label Comodity. Show all posts

Tuesday, October 13, 2009

Hang Seng Melompat Iringi Menguatnya Bursa Shanghai

(VibiznewsIndex) – Pada perdagangan di bursa saham Hong Kong pagi hari ini tampak terjadi kenaikan yang cukup besar. Bursa Hong Kong menguat meskipun bursa Asia lain cenderung mengalami penurunan (14/10). Bursa Hong Kong mengalami kenaikan setelah bursa Shanghai menguat pada perdagangan hari ini.

Indeks berjangka Hang Seng untuk kontrak bulan berkelanjutan tampak mengalami kenaikan dan dibuka pada posisi 21631 poin dari penutupan pada posisi 21433 poin. Sementara itu indeks berjangka ini telah mengalami pergerakan menguat dan sempat mencapai posisi 21785 poin. Indeks spot Hang Seng mengalami peningkatan sebesar 96.97 poin di posisi 21564.33 poin. Indeks H mengalami peningkatan sebesar 0.73% menjadi 12599.65 poin.

Sementara itu pergerakan menguat di bursa Hong Kong tampak didukung oleh pergerakan sektor property. Powerlong Real Estate Holdings yang baru diperdagangkan setelah IPO pada hari ini mengalami peningkatan sebesar 12% ke level 3.08 hkd. Harga IPO saham ini adalah sebesar 2.75 hkd.

Analis Vibiz research dari Vibiz Consulting memperkirakan bahwa pergerakan indeks berjangka pada perdagangan hari ini akan cenderung mengalami koreksi. Potensi melemah tampak cukup besar mengingat hasil negative yang diperoleh Wall Street dini hari tadi. Diperkirakan indeks berjangka akan mengalami pergerakan di kisaran 21440 - 21950 poin.

sumber: vibiznews.comJustify Full

OPEC Naikkan Proyeksi Konsumsi, Minyak Melesat

(VibiznewsCommodity) – Pada penutupan perdagangan di bursa Nymex dini hari tadi tampak harga minyak mentah mengalami peningkatan yang signifikan (14/10). Harga minyak mentah menguat setelah OPEC meningkatkan proyeksi konsumsi minyak mentah global untuk tahun 2010 mendatang. Sementara itu masih melemahnya dolar AS turut menjadi “bensin” yang membakar trend menguat harga minyak mentah.

Pada perdagangan malam tadi harga minyak mentah berjangka Nymex tampak membukukan kenaikan sebesar 1.2% setelah OPEC menaikkan proyeksi konsumsi minyak mentah global di tahun 2010. Sementara itu tampak dolar AS makin melempem terhadap euro dan mengalami penurunan ke level terendahnya sejak bulan Agustus 2008.

Pada penutupan perdagangan dini hari tadi tampak harga minyak mentah Nymex untuk kontrak bulan November mengalami peningkatan sebesar 88 sen dan ditutup pada posisi 74.15 dolar per barel. Harga penutupan minyak mentah ini adalah yang terbesar sejak tanggal 24 Agustus lalu. Sejak awal tahun lalu harga minyak mentah telah mengalami kenaikan sebesar 68%.

Analis Vibiz Research dari Vibiz Consulting menilai bahwa peningkatan harga minyak masih berpotensi untuk berbalik arah. Tampaknya untuk saat ini trend bullish minyak belum akan menjadi hal yang berkesinambungan. Untuk saat ini harga minyak mentah masih akan mengetes level support – resistance pada kisaran 65 – 75 dolar per barel.

sumber: vibiznews.com