Tuesday, October 25, 2011

Virginia Rometty, Si Cantik CEO Baru Raksasa Teknologi IBM

Rabu, 26 Oktober 2011 08:40 WIB

(Vibiznews – Business) – Peranan kaum wanita di abad ke-21 ini makin menunjukkan bahwa wanita bukan hanya dapat berkiprah di tingkat domestic, tapi juga dapat berhasil menjadi CEO-CEO yang tidak kalah dengan kaum pria (26/10). Bahkan untuk perusahaan-perusahaan raksasa teknologi yang masih didominasi kaum pria, dua wanita ini berhasil naik ke puncak dan menjadi CEO.

Pengumuman resmi IBM bahwa Virginia Rometty akan menggantikan Sam Palmisano sebagai CEO menjadikannya sebagai wanita kedua yang berkiprah sebagai CEO di sebuah perusahaan teknologi dunia. Bulan lalu Meg Whitman, penemu eBay, telah lebih dulu didapuk sebagai CEO Hewlett-Packard.

Rometty dijadwalkan akan secara resmi mengambil alih kepemimpinan dari tangan Palmisano pada bulan Januari 2012 mendatang. Dengan menjadi CEO dari IBM, Virginia menjadikannya perusahaan dengan nilai terbesar di AS yang dipimpin oleh seorang wanita.

Keputusan memilih sosok Virginia Rometty sebagai CEO sebetulnya cukup mengejutkan karena IBM merupakan perusahaan yang dikenal “saklek” dan cukup konservatif dalam memandang dominasi pria dalam bisnis teknologi. Meskipun demikian tampaknya keputusan IBM memilih wanita yang memang memiliki latar belakangan pendidikan insinyur dan ilmu computer ini sebagai CEO diterima dengan cukup baik di kalangan para petinggi Sillicon Valley dan para pemegang saham.

Rometty sendiri merupakan seorang veteran yang meniti karir di IBM sejak tahun 1981 sebagai system engineer. Posisi terakhirnya adalah wakil presiden divisi penjualan dan pemasaran global.

Penunjukan Rometty Picu Persaingan yang Makin Head-to-Head dengan HP

Penunjukan Rometty sebagai CEO IBM makin menegaskan persaingan dengan raksasa teknologi HP yang sejak dulu merupakan rival abadi IBM. Pasalnya CEO HP juga dipegang oleh seorang wanita yaitu Meg Whitman. Kedua wanita ini sama-sama menempati posisi sebagai wanita-wanita paling berpengaruh di dunia, dan juga anggota klik eksklusif yang berisi CEO-CEO wanita berskala global yang anggotanya antara lain Indra Nooyi dari PepsiCo, Ursula Burns dari Xerox, Irene Rosenfeld dari Kraft dan Ellen Kullman dari DuPont.

Sebuah sumber menyatakan bahwa sebenarnya sebelum menunjuk Whitman sebagai CEO, HP justru berusaha untuk “membajak” Rometty. Di tahun 2010 lalu Rometty sempat ditawarkan menempati posisi CEO HP untuk menggantikan Mark Hurd. Akan tetapi Rometty memutuskan untuk tetap setia kepada perusahaan yang telah membesarkan dan dibesarkannya. Keputusan Rometty tersebut ternyata tepat sasaran dan mengantarkannya menjadi orang nomer satu.

Prestasi Rometty yang mengantarkannya sebagai rising star berawal dari kesuksesannya mengawal proses integrasi dengan divisi konsultasi PriceWaterhouseCooper. Langkah sukses tersebut berhasil meroketkan IBM menjadi salah satu perusahaan konsultasi teknologi terbesar di dunia.

Lihat Analisis Vibiz Research