Monday, October 17, 2011

Sepuluh Pengusaha Muda Paling Prospektif di Asia, Garibaldi Thohir Posisi Empat

Senin, 17 Oktober 2011 18:44 WIB

Dalam business news hari ini (17/10) kami akan membahas 10 pengusaha muda yang masih berumur dibawah 50 tahun yang memiliki potensi besar untuk menjadi penguasaha besar di kawasan Asia. Nama-nama pengusaha tersebut merupakan deretan pengusaha sukses di negaranya masing-masing dan telah memimpin sebuah perusahaan untuk menjadi yang terdepan dan berpotensi semakin sukses dalam waktu mendatang. Untuk lebih jelasnya mari kita simak penjelasan dibawah ini yang merupakan hasil survey dari Forbes.

Dominasi Pengusaha Muda Asal China

Dalam deretan 10 pengusaha muda yang memiliki prospek tinggi terdapat 5 orang pengusaha atau mendominasi jajaran survey. Untuk posisi pertama ditempati oleh Charles Chao yang berumur 45 tahun. Ia merupakan CEO dari Sina Corp yang merupakan perusahaan yang bergerak di sektor layanan informasi berbasis internet dan social media. Beberapa produk yang dimiliki oleh Sina Corp yaitu Sina Weibo yang menyerupai Twitter, Sina Mobile yaitu layanan IT content via ponsel, Sina Online yang ebrgerak di jual beli online dan SINA.net yang mirip dengan situs browsing. Sina Corp didirikan oleh Chao pada tahun 1999 dan kini telah menjelma ke jajaran perusahaan IT ternama di China dan secara langsung bersaing ketat dengan para kompetitor seperti Tencent dan Baidu. Selain itu, prospek cerah perusahaan ini semakin positif setelah melakukan IPO di indeks Nasdaq.

Pengusaha muda pun juga memiliki "rasa" dan "semangat" yang juga di miliki oleh kaum muda lainnya. Bisnis lifestyle pun juga dapat menjadikan lahan bisnis yang prospektif. Hal tersebut dibuktikan oleh Ding Wuhao yang berumur 45 tahun, pemilik sekaligus CEO dari 361 Degrees International. Bagi penggemar sepatu, nama perusahaan tersebut sangatlah familier terutama bagi konsumen di China. 361 Degrees merupakan distributor ritel dari berbagai macam produk alas kaki merk terkenal dunia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2003 dan kini telah memiliki outlet sebanyak 3031 buah yang tersebar di seluruh China dan Asia. Posisi ketiga ditempati oleh Don Gao, pengusaha asal China yang merupakan CEO dari Positec Group, perusahaan yang memproduksi alat-alat perkakas rumah tangga.

Posisi keempat ditempati oleh pengusaha asal Indonesia, Garibaldi Thohir. Pengusaha berumur 45 tahun ini merupakan CEO dari Adaro Energy, perusahaan tambang batubara dan nomor 4 terbesar di seluruh dunia. Nama Garibaldi Thohir tidaklah asing bagi dunia bisnis Indonesia. Alumni University of Sothern California ini merupakan pengusaha sektor tambang yang ulet dan dikenal memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi. Maka dari itu pada tahun 2004 lalu ia menjadi finalis dari Ernst & Young Enterpreneur. Pada tahun 2003, ia mengakuisisi PT Padangbara Sukses Makmur yang merupakan cikal bakal dari terbentuknya PT Adaro Energy. Kini namanya semakin populer dan tahun 2009 lalu sempat masuk di jajaran 40 orang terkaya se Indonesia versi Forbes.

Di tempat kelima diisi oleh CEO Alibaba Group, Jack Ma. Pengusaha berumur 47 tahun ini dikenal sebagai pengusaha yang memiliki insipirasi bagi banyak orang pada saat ini. Bahkan Jack Ma pada tahun 2009 lalu sempat memperoleh penghargaan sebagai salah satu dari 100 orang yang memberikan inspirasi versi majalah Time. Awal karir bisnisnya dimulai pada tahun 1995 dengan mendirikan China Pages, perusahaan yang bergerak di konsultan IT. Perusahaan ini merupakan awal dari terbentuknya Alibaba.com pada tahun 1999. Kini Alibaba.com telah dikenal luas sebagai situs jual beli sekaligus sebagai perantara business to business antara konsumen dengan distributor. Lalu peringkat keenam ditempati oleh pengusaha asal Pakistan, Monis Rahman yang merupakan CEO dari naseeb Networks Inc yang memiliki produk bernama Rozzee.pk, situs lowongan pekerjaan yang telah memiliki member sebanyak 500 ribu orang.

CEO Air Asia, Tony Fernandes menempati posisi ke 7. Namanya kian populer seiring dengan ekspanasi bisnis maskapai penerbangan Air Asia yang mulai dikenal di seluruh dunia. Perusahaan berbasis di Malaysia ini membawa Tony Fernandes ke jajaran CEO terkenal bukan hanya di Malaysia, tapi juga Asia. Belum cukup sebagai CEO dari Air Asia, ia pun mulai merambah ke bidang bisnis lain yaitu pemegang saham mayoritas dari klub sepakbola Inggris Queens Park Rangers dan West Ham United dan juga penunjuang dana bagi tim Lotus Racing yang berlaga di arena balap F1. Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Forbes, dirinya tercatat memiliki kekayaan sebesar 330 juta dollar. Sedangkan ditempak kedelapan ditempati oleh Vikram Chand yang merupakan CEO dari Vega Foods, distributor makanan cepat saji dan catering.

Untuk posisi ke 9 dan 10 masing-masing ditempati oleh Yusaku Maezawa dan Zhou Hongyi. Yusaku Maezawa, pria berumur 35 tahun ini merupakan pemilik dari Zozotown yang merupakan situs jual beli pakaian secara online pertama kali di Jepang. Sedangkan Zhou Hongyi merupakan pemilik dan CEO dari Qihoo 360 Technology, perusahaan yang bergerak di sektor jasa pelayan IT dan software provider terbesar di China dan mulai bulan Maret lalu telah melakukan IPO di NYSE.