Kemelut krisis utang di kawasan Eropa kembali mencapai babak baru setelah tadi malam lembaga pemeringkat rating Standard and Poor’s menurunkan rating kredit Italia sebanyak satu peringkat (20/09). Keputusan pemotongan rating kredit tersebut diambil oleh S&P karena outlook pertumbuhan ekonomi dan ketidakpastian politik di Italia menjadikan obligasi Negara tersebut lebih berisiko.
S&P telah melakukan review untuk kemungkinan penurunan rating kredit Italia sejak bulan Mei tahun ini. Outlook ekonomi Negara ini semakin memburuk seiring dengan ketidakpastian politik pemerintahan PM Silvio Berlusconi untuk mengambil langkah konkrit mengatas kondisi tersebut.
Penurunan rating kredit Italia memperoleh focus yang lebih besar dibandingkan dengan Yunani yang dikabarkan akan segera menerima bantuan pendanaan lanjutan setelah berhasil meyakinkan para donator untuk terus menolong Negara tersebut terhindari dari kebangkrutan. Brazil dikabarkan bersedia menyuntikkan dana senilai 10 miliar dolar melalui IMF untuk membantu krisis keuangan Eropa.
Para investor menanggapi dingin progress positif terhadap pemberian bantuan Yunani dan menganggap lebih penting kondisi di Italia. Hal ini cukup wajar mengingat ekonomi Italia jauh lebih besar dari Yunani sehingga krisis di Negara tersebut akan memberikan dampak yang jauh lebih besar dari Yunani. Krisis di Italia juga berdampak lebih besar dikarenakan eksposure terhadap utang Italia jauh lebih besar dibandingkan Yunani. Ketidakpastian ini mengakibatkan harga CDS (Credit Default Swap) mengalami kenaikan tajam.
Eropa Di Bawah Tekanan
Uni Eropa sedang mengalami tekanan besar dari para investor dan Negara serta lembaga keuangan donator untuk segera menjalankan langkah-langkah untuk mengatasi krisis yang membelit Negara-negara di kawasan tersebut. Analis menyatakan bahwa krisis ini harus diselesaikan dengan kebijakan yang sesuai.
Presiden ECB Jean-Claude Trichet menyatakan di sebuah surat kabar bahwa ECB telah meningkatkan kekuatan neracanya untuk memberikan bank sentral itu ketahanan yang lebih baik dalam menghadang krisis.
Italia Di Tengah Badai
Di tengah tekanan yang luar biasa untuk mengatasi masalah utangnya, pemerintah Italia telah mendorong langkah pengetatan anggaran yang disetujui parlemen minggu lalu. Pemerintah Italia berhasil memotong 59.8 miliar euro dari anggarannya dan berkomitmen untuk mencapai anggaran yang seimbang pada tahun 2013 mendatang.
Akan tetapi langkah pengetatan yang diluncurkan oleh pemerintah Italia tersebut ditanggapi dingin oleh para pengamat. Menurut para analis, permasalahan sesungguhnya dari kondisi di Italia saat ini adalah stagnansi pertumbuhan ekonomi, yang tidak cukup hanya diatasi dengan peningkatan pajak dan pemotongan pengeluaran pemerintah.