Thursday, September 15, 2011

Para Pemenang Annual Report Award 2010, BTN Juara Umum


Kamis, 15 September 2011 07:30 WIB

Pada hari Rabu, (14/09) telah diselenggarakan Pengumuman dan Penyerahan Penghargaan bagi para pemenang penyelenggaraan Sayembara Laporan Tahunan 2010 atau Annual Report Award 2010 (ARA 2010) yang bertempat di Ballroom 1, Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

Dalam ajang ARA 2010 tersebut, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) sukses menjadi bintang dari 191 perusahaan lainnya dengan menjadi juara umum. Dan sebelumnya BTN juga berhasil meraih pemenang pertama kategori Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Keuangan Listed dengan mengalahkan 12 peserta lainnya di kategori tersebut.

ARA Merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan sejak tahun 2002 atas kerjasama Bapepam-LK dengan Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian BUMN, Bank Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Komite Nasional Kebijakan Governance, dan Ikatan Akuntan Indonesia.

"Penyelenggaraan ARA ini bertujuan untuk meningkatkan keterbukaan informasi dan penerapan Good Governance di sektor dunia usaha baik BUMN/BUMD maupun perusahaan yang tercatat dan tidak tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI). Harapan kami supaya praktek-praktek good governance yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan akan semakin meningkatkan daya saing khususnya di tingkat regional," ujar Nurhaida, Ketua Bapepam-LK dan Ketua Panitia Pengarah ARA 2010 dalam pidato pembukaannya.

Tema penyelenggaraan ARA 2010 kali ini adalah "Transparansi Informasi Untuk Meningkatkan Daya Saing Dalam Mengantisipasi Integritas Ekonomi". Dan tahun ini merupakan penyelenggaraan yang kesepuluh dimana sebanyak 191 perusahaan tercatat sebagai peserta ARA 2010 atau meningkat sebanyak 15 perusahaan dibandingkan peserta ARA 2009 yang berjumlah 176 perusahaan.

Dengan adanya peningkatan jumlah peserta ini dari tahun ke tahun menunjukkan meningkatnya minat dan kesadaran perusahaan untuk senantiasa memperbaiki dan meningkatkan kualitas Laporan Tahunan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada para pemangku kepentingan perusahaan (stakeholders). Di samping itu juga sekaligus meningkatkan penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Kriteria penilaian ARA 2010 mencakup penyajian bentuk dan isi laporan keuangan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, kelengkapan ikhtisar data keuangan penting, laporan dewan komisaris dan direksi yang berkualitas, profil perusahaan yang lengkap, analisa dan pembahasan manajemen yang mendalam atas kinerja perusahaan, informasi tentang penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), dan tanggung jawab sosial perusahaan serta pengungkapan laporan keuangan yang sesuai dengan prinsip-prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Kriteria penilaian ARA direview setiap tahun dan disesuaikan dengan perkembangan terkini dari praktik GCG. Dengan demikian diharapkan praktik GCG akan meningkat sejalan dengan perkembangan tersebut.

Adapun proses penjurian dilakukan melalui 2(dua) tahap sebagai berikut :
1. Review terhadap laporan tahunan untuk seluruh peserta ARA
2. Wawancara Dewan Juri dengan Manajemen Perusahaan yang masuk sebagai nominasi pemenang

Tim dewan juri sendiri untuk penyelenggaraan ARA 2010 ini terdiri dari 17 orang yang diketuai oleh Mar'ie Muhammad, Komte Nasional Kebijakan Governance.

Terdapat delapan kategori yang diperlombakan. Dimana masing-masing memiliki tiga pemegang dan mendapat hadiah yang menarik dari penyelenggara. Tahun ini, terdapat 191 perusahaan yang berpartisipasi dalam ARA 2010. Jumlah ini meningkat dibanding penyelenggaran perdana ARA, yang hanya 80 perusahaan.

Berikut nama-nama pemenang ARA 2010 dari berbagai kategori

Juara Umum: PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN)

Kategori BUMN Keuangan Listed
1. PT Bank Tabungan Negara Tbk
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk
3. PT Bank Mandiri Tbk

Kategori BUMN Keuangan Non-Listed
1. PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Jatim
2. PT Jamsostek (Persero)
3. PT Asuransi Jasa Indonesia (Persero)



Kategori BUMN Non-Keuangan Listed
1. PT Bukit Asam Tbk
2. PT Perusahaan Gas Negara Tbk
3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk

Kategori BUMN Non-Keuangan Non-Listed
1. PT Garuda Indonesia Tbk
2. PT Perkebunan Nusantara XIII
3. PT Perkebunan Nusantara IV

Kategori Private Keuangan Listed
1. PT Bank CIMB Tbk (BNGA)
2. PT Adira Dinamika Multifinance Tbk
3. PT Bank Danamon Indonesia Tbk

Kategori Private Keuangan Non-Listed
1. PT Bank Syariah Mandiri
2. PT Bank Kesejahteraan Ekonomi
3. PT Bank UOB Buana

Kategori Private Non Keuangan Listed
1. PT Pupuk Kalimantan Timur
2. PT Bakrieland Development Tbk
3. PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk

Kategori Private Non Keuangan Non-Listed
1. PT Indonesia Power
2. PT Pembangkitan Jawa Bali
3. PT GMF AeroAsia

Menteri Keuangan, Agus Martowardojo pun mengapreasiasi penghargaan ini. Diharapkan pemenang benar mewujudkan konsep GCG dalam menjalankan usahanya.

"Ini adalah inisiatif, agar ekonomi tumbuh. Dimana pada kuartal II ekonomi Indonesia telah tumbuh 6,5%. Angka ini naik 10-15% dibandingkan sebelumnya," tutur Agus di Hotel Ritz Calton, SCBD, Jakarta, Rabu (14/9/2011) malam.

Ia pun berharap angka pertumbuhan 6,5% dapat bertahan hingga penghujung tahun 2011. "Dan ekonomi kita bisa meningkat 6,7% di tahun 2012," ucapnya.

Dunia pasar modal, lanjut Agus, telah tumbuh signifikan. Gonjang-ganjing ekonomi dunia akibat kekhawatiran krisis di Eropa dan AS, membawa bursa dunia mengalami pertumbuhan negatif. Namun bursa Indonesia masih dapat bertahan, bahkan tumbuh 4-5%.

"Kita bersyukur, indeks masih naik dari awal tahun 4-5% sampai saat ini. Saat dunia mencatat negatif. Kapitalisasi pasar modal juga telah mencapai Rp 3.500 triliun, naik 7-8% sejak awal tahun. Ini adalah peran seluruh masyarakat," imbuhnya.