Thursday, September 15, 2011

Indonesia Sumbangkan Dua Perusahaan dalam Daftar 50 Perusahaan Publik Terbaik Asia-Pasifik


Rabu, 14 September 2011 15:45 WIB

Kisah mengenai Asia adalah kisah mengenai China dan daftar 50 perusahaan publik terbaik di Asia-Pasifik mengaskan hal tersebut (14/09). Setengah dari perusahaan dalam daftar tersebut merupakan perusahaan asal China, tepatnya sejumla 23 perusahaan. Tidak pernah ada Negara di kawasan ini yang menyumbangkan porsi yang sebegitu besar sejak daftar ini pertama kali dirilis pada tahun 2005 lalu. Bukan hal yang terlalu berlebihan apabila dikatakan China kembali membuat sejarah.

Kebangkitan China diikuti dengan jebloknya performa perusahaan publik di Jepang. Tahun ini untuk pertama kalinya Jepang tidak menyumbangkan satupun perusahaan untuk masuk sebagai yang terbaik. Kondisi ini terutama sekali berkaitan dengan gempa dan tsunami yang mengguncang Jepang pada bulam Maret lalu. Pada saat pertama dirilis tahun 2005 lalu Jepang menyumbangkan perusahaan terbanyak, yaitu 13 perusahaan.

Tata dan Tencent Bersaing Sebagai Perusahaan Terbaik dengan Nilai Pasar Terbesar

Persaingan ketat terjadi di antara dua perusahaan asal India dan China. Dilihat dari nilai pasarnya, Tata Consultancy Service dan Tencent Holdings sama-sama berada di tempat pertama, dengan nilai pasar sebesat 44.3 miliar dolar. Akan tetapi kinerja Tata dapat dibilang lebih baik dengan penjualan yang melampaui Tencent. Penjualan Tata di tahun 2010 lalu mencapai angka 8.4 miliar dolar, sementara Tencent hanya meraih penjualan sebesar 3 miliar dolar.

Kedua perusahaan yang sama-sama bergerak di bidang teknologi ini bukanlah nama baru dalam daftar 50 perusahaan publik terbaik di Asia-Pasifik. Tata tercatat merupakan penghuni veteran yang telah empar kali berhasil masuk dalam daftar prestisius ini. Di bawah kepemimpinan CEO Natarajan Chandrasekaran, nilai pasar Tata mengalami kenaikan dua kali lipat. Penghasilan perusahaan ini mengalami kenaikan sebesar 25% dan keuntungan mengalami kenaikan sebesar 30%. Kinerja harga saham perusahaan ini juga jauh melampaui kinerja saham rival selama 12 bulan belakangan.

Sementara itu Tencent Holdings juga bukan nama baru dalam daftar ini. Ini adalah kali ketiganya perusahaan yang juga merupakan perusahaan internet paling berharga ketiga di dunia (di bawah Google dan Amazon.com) masuk ke dalam daftar 50 perusahaan publik terbaik di Asia-Pasifik. Tencent telah melancarkan aksi ekspansi ke luar China. Perusahaan ini membeli nyaris setengah saham Sanook, perusahaan internet terbesar di Thailand, dan mengeluarkan 400 miliar dolar untuk memperoleh mayoritas saham Riot Games, studio game di Los Angeles.

BCA Berada di 10 Besar Perusahaan Terbaik dengan Nilai Pasar Terbesar
BCA merupakan bank swasta terbesar di Indonesia. Bank ini memiliki nilai pasar sebesar 23.2 miliar dolar dan berada di posisi ke 9 dari sisi nilai pasar di antara 50 perusahaan publik terbaik di Asia-Pasifik. BCA juga bukan nama baru dalam daftar ini. Ini adalah kali ketiganya bank yang tahun 2010 lalu mencapai angka penjualan sebesar 3.1 miliar dolar ini menjadi penghuni daftar ini. Kapitalisasi pasar BCA selama satu tahun belakangan mengalami kenaikan sebesar 45%. Berita tersebut merupakan kabar gembira bagi keluarga Hartono yang merupakan pemegang saham terbesar. Keluarga ini merupakan penghuni puncak daftar orang terkaya di Indonesia dengan harta kekayaan senilai 11 miliar dolar.

Adaro Energy, Perusahaan yang Menemani BCA dari Indonesia

Tahun 2011 ini Indonesia menyumbangkan 2 perusahaan yang masuk ke dalam daftar 50 perusahaan publik terbaik di Asia-Pasifik. Nama kedua yang menjadi penghuni daftar ini adalah Adaro Energy. Saat ini Adaro merupakan produsen batu bara dengan satu tambang terbesar di kawasan bumi bagian selatan, dan terbesar keempat di dunia. Tahun ini keuntungan Adaro mengalami kenaikan setelah tahun lalu mengalami penurunan sebesar 47%. Alasan turunnya keuntungan tahun lalu adalah karena hujan lebat yang menghambat proses produksi.