Sunday, September 4, 2011

Keberhasilan Iwan Sunito Merambah Negeri Kanguru

Rabu, 31 Agustus 2011 20:21 WIB

Profile Bisnis Vibiznews kali ini mengambil kisah seorang pebisnis handal yang memulai karirnya sebagai seorang arsitek upahan di negeri Kanguru. Namanya sedang ramai dibicarakan dikalangan para pelaku usaha, terutama dunia properti dan bisnis kaitan lainnya.

Dia adalah Iwan Sunito, bos Crown International Holdings Group yang memiliki mimpi besar membawa perusahaannya go public di bursa Australia pada tahun 2016 nanti. Namun tak ada yang menyangka, kalau pria kelahiran Surabaya ini mengawali karirnya hanya dari 'tukang gambar'.

"Cita-cita saya akan mencatatkan Crown di bursa dalam lima tahun ke depan. Ini penting untuk mengembangkan perusahaan, meski kepemilikan menjadi banyak," ungkap Iwan dalam suatu perbincangan di Hotel Grand Hyatt, Jalan MH Thamrin, Jakarta.

Pria lulusan Universitas New South Wales Australia bidang arsitektur ini memulai bisnis mandiri pada tahun 1996, setelah dua tahun sebelumnya menjadi arsitek di Cox Richardson Architects.

Pada periode 1996, ia mulai mencari proyek dengan fokus awal di hunian mewah sekitar New South Wales. Seiring waktu bisnisnya berkembang dengan menggarap unit perumahan dan beberapa perkantoran.

Selanjutnya, Crown mulai tumbuh yang ditandai dengan bekerja sama Iwan dengan dua rekan kerjanya. Lahan yang ia beli dan teman-temannya kemudian dibangun hunian dengan nilai AUD 55 juta.

"Memang kuncinya kerjasama dan saya ajak teman-teman saya yang lebih senior. Dari situ justru baik, karena ada penggabungan skill, pengalaman dan capital. Dan saat ini bisa eksis, mulanya diawali dengan proyek senilai Rp 280 miliar dan kini untuk satu proyek bahkan ada yang mencapai Rp 18 triliun," tuturnya.

Periode 1996 hingga 2004 menjadi tahap pembelajaran bagi perusahaan Crown International Holdings. Termasuk bagaimana menghadapi pasar Australia yang pada waktu itu mengalami imbas Global Financial Crisis (GFC).

"Di 2004-2007 periode yang paling susah, karena bunga tinggi. Perlu adanya Blue Ocean Strategy, dimana kami membuat maket place yang berbeda. Tidak bertanding di level yang sama. Bermain dalam skala besar, dengan fokus pada desain. Kita create itu, namun orang mampu membeli. Kami juga membuat corporate branding akan lebih dikenal," tutur Iwan.

Crown semakin banyak dilirik pasar saat mantan Perdana Menteri Australia John Winston Howard, membuka proyek terbaru perseroan. Dalam mengkreasikan unit properti baru, Crown juga masuk tim kunci. Dari kombinasi strategi bisnis tersebut, Crown tumbuh menjadi salah satu pengembang properti terbesar di Australia.

"Pada periode 2007 hingga saat ini, growth kita melonjak. Proyek yang sebelumnya Rp 1 triliun adalah yang terbesar bagi Crown, saat ini justru menjadi yang paling kecil," paparnya.

Iwan mengaku dirinya tidak menyangka dia bisa melangkah sejauh ini tapi memang keberhasilan yang dia raih bukan hasil sekejap hanya dalam semalam. Semua dilalui dengan penuh perjuangan dan kerja keras. Ketekunan dan keuletan serta keberanian untuk membuat terobosan di bidangnya membawa bisnis propertinya pada one step higher menuju pasar global. Kini bahkan dia telah menjadi seorang arsitek ternama dan telah memperoleh penghargaan sebagai The Best Residential Designer di Australia.

Great Job Iwan, we proud of you...

Tiga Artis Top Hip-Hop Terkaya di Dunia Beserta Bisnisnya

Selasa, 30 Agustus 2011 09:30 WIB

Menurut daftar yang disusun oleh Forbes, rapper yang bernama asli Shawn Carter itu sukses meraup sekitar US$450 juta. Kekayaan yang dimiliki oleh pemilik nama beken di dunia hip hop, Jay-Z ini bukan hanya berasal dari musik saja yang telah membesarkan namanya di seantero jagad raya ini akan tetapi juga dari usaha bisnis serta bidang lainnya.

Namun demikian, Jay-Z ternyata nomor dua di kalangan artis hip hop terkaya sedunia. Posisi teratas justru kini ditempati oleh Sean "Diddy" Combs, yang pada tahun lalu harus puas berada di bawah Jay-Z sebagai artis hip hop terkaya.

Didy memiliki keberuntungan mengumpulkan pundi-pundi uangnya sebesar US$475 juta. Dan super produser yang juga berprofesi sebagai rapper, Dr Dre berhasil naik 2 tangga tahun ini ke posisi artis hip hop terkaya ketiga di dunia dengan jumlah harta kekayaannya sebesar US$125 juta.

Meskipun masih banyak artis hip hop lainnya, termasuk diantaranya Lil Wayne, Pharell Williams, Rick Ross, maupun sensasi pop Bruno Mars yang sempat menghuni daftar 10 artis hip hop terkaya dunia akan tetapi jumlah kekayaan mereka ternyata tak cukup banyak untuk bisa menggeser ketiga artis hip hop terkaya di atas yang memiliki kekayaan di atas US$100 juta.

Dalam memastikan ketiga artis hip hop terkaya di dunia tersebut beserta dengan bisnis yang mereka jalani, Forbes menilai dari kepemilikan saat ini, melihat laba di masa lalu, membalik-balik dokumen, dan berbicara dengan sebuah perkumpulan analis, pengacara, manager, serta pemain industri lain untuk menemukan rincian kepastiannya.

Inilah ketiga artis hip hop terkaya di dunia pada tahun 2011 beserta dengan bisnis yang mereka jalani :

1.Sean "Didy" Combs
Tahun lalu rapper ini harus puas di bawah bayang-bayang Jay-Z sebagai artis hip hop terkaya kedua di dunia dengan jumlah kekayaannya sebesar US$30 juta. Akan tetapi untuk tahun ini P Didy benar-benar mencetak sukses besar dari dunia musik dan bisnisnya yang menjadikan dirinya kini sebagai artis hip hop terkaya di dunia dengan jumlah kekayaannya sebesar US$475 juta (Rp 4.132.500.000.000).

P Didy adalah musisi yang telah membuat langkah perubahan. Selain dirinya merilis album dan meluncurkan tur di seluruh dunia (pendapatan kotornya lebih dari US$1 juta per panggung). Selain itu juga dalam dunia bisnis yang dijalaninya dipicu oleh kepentingannya dalam pakaian Sean John, Bad Boy-nya label rekaman Worldwide, dan yang paling signifikan Diageo (DEO) joint venture vodka merek Ciroc.

Tidak cukup dengan dunia musik dan berbagai bisnis yang dijalani olehnya, P Didy juga sempat berperan di televisi atau film termasuk membintangi film dengan judul Get Him to The Greek pada tahun lalu.

2.Jay-Z
Pada empat tahun yang lalu, Jay-Z sempat mengeluarkan ejekan kepada sesama rapper lainnya, "apakah uang yang kau cari, saya selalu membayar pajak lebih banyak dari yang lain." Nyatanya pada tahun ini Jay-Z berhasil meraup kekayaan sebanyak US$450 juta (Rp 3.915.000.000.000)

Tahun lalu saat dirinya bertengger di posisi kedua dengan jumlah kekayaan sebesar US$63 juta, Jay-Z dikenakan bracket pajak 35%, yang berarti saat itu dirinya harus membayar pajak pada negara sekitar US$22 juta. Suatu jumlah yang besar dibandingkan dengan total pendapatan dari setiap bintang rap lainnya.

Jay-Z telah cukup lama berkarir di dunia musik. Sejak tahun 1996 dirinya sudah menjual lebih dari 50 juta rekaman di seluruh dunia dan musiknya sukses dimainkan menjadi bisnis yang sangat menguntungkan di dunia fashion, masakan, dan iklan.

Menengok sekilas ke belakang maka pada akhir 1990-an, Shawn "Jay-Z" Carter tumbuh seorang desainer rajutan Italia dengan nama Iceberg. Ketika dirinya mulai bernyanyi memuji merek dalam ayat maka penjualan pun langsung meroket. Melihat adanya kesempatan emas, Jay-Z dan mitra bisnisnya Damon Dash langsung mendekati mantan manajemen Iceberg tentang kesepakatan kemungkinan adanya kesepakatan dukungan, sayangnya upaya mereka ditolak.

Oleh karena itu, pada tahun 1999 Jay-Z dan Dash mulai bisnis pakaian sendiri baris, Rocawear. Delapan tahun kemudian perusahaan mereka diambil US$204 juta dari Grup Merek Iconix.

Jay-Z telah berulang kali terbukti kemampuannya tidak hanya untuk tahu di mana uang itu, tetapi untuk mengantisipasi di mana ia akan-atau tidak-akan. Ketika menjadi jelas bahwa ada peluang lebih menguntungkan di luar musik, ia pindah ke pakaian (Rocawear) dan alkohol (vodka Armadale). Sebagai pasar untuk tiket konser memanas, ia Yorkshire melawan konvensi dan menandatangani kontrak 10-tahun, US$150 juta dengan promotor konser Nation Hidup sebelum pasar mabuk.

3.Dr Dre
Super produser yang pada tahun lalu hanya berada di posisi kelima ini dengan jumlah kekayaan US$17 juta, sukses mencatatkan kekayaannya pada tahun ini sebesar US$125 juta (Rp 1.087.500.000.000) dan berhak menjadi artis hip hop terkaya ketiga di dunia.

Torehan kekayaan yang dimiliki oleh rapper satu ini didorong oleh pendapatan masa lalu yang dihasilkan dari karir sendiri dan dengan membantu untuk meluncurkan orang-orang dari Snoop Dogg dan Eminem. Curtis "50 Cent" Jackson, Dr Dre mantan anak didiknya yang menuai bayaran sembilan angka dari penjualan Air Vitamin Coca-Cola, putaran lima besar di dasi Records Cash Money dengan pendirinya Bryan "Manusia Burung" Williams di angka US$ 100 juta.

Sunday, August 28, 2011

Sri Mulyani Duduki Peringkat ke-65 Dalam 100 Wanita Paling Berpengaruh di Dunia

Ini dia berita terhangat seputar 100 wanita paling berpengaruh di Dunia. Dari jumlah tersebut banyak wanita karir dan pebisnis yang terdapat dalam daftar ini.

Mengacu daftar yang dikeluarkan Forbes, Jumat (26/8/2011), terlihat 10 besar wanita paling berpengaruh di dunia didominasi oleh wanita yang bergerak di bidang politik dan bisnis.

Berikut daftar 10 wanita berpengaruh di dunia:


• Angela Merkel Kanselor Jerman

• Hillary Clinton Menteri Luar Negeri AS

• Dilma Rousseff Presiden Brazil

• Indra Nooyi Chief Executive PepsiCo

• Sheryl Sandberg Direktur Operasional Facebook

• Melinda Gates Pimpinan Bill & Melinda Gates Foundation

• Sonia Gandhi Pemimpin Partai Nasional India

• Michelle Obama Ibu Negara AS

• Christine Lagarde Direktur IMF

• Irene Rosenfeld CEO Kraft Foods


Selain itu, dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia juga banyak terdapat pejabat-pejabat perusahaan di bidang teknologi. Seperti SVP Google Susan Wojcicki yang menduduki peringkat ke-16. Kemudian CEO Yahoo! Carol Bartz juga menduduki peringkat 37 dalam daftar tersebut. VP International Strategy Twitter yaitu Katie Jacobs Stanton juga masuk ke dalam peringkat 56 wanita paling berpengaruh di dunia.

Berita yang tak kalah pentingnya adalah tak ketinggalan dengan mereka, mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang sekarang menjabat sebagai Direktur Bank Dunia kembali masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh di dunia versi Majalah Forbes.

Dalam daftar Forbes yang dikutip, Jumat (26/8/2011), Sri Mulyani menduduki urutan ke-65. Wanita kelahiran Tanjung Karang 26 Agustus 1962 ini juga masuk ke dalam 13 wanita Asia di dalam daftar tersebut.

Selain Sri Mulyani, ada 13 wanita Asia yang masuk dalam daftar bergengsi tersebut. Tokoh-tokoh tersebut antara lain Pemimpin Partai Kongres India Sonia Gandhi. Gandhi menduduki urutan ke-7, tertinggi di antara wanita Asia lainnya.



Pemimpin Demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi dan Perdana Menteri Thailand Yingluck Shinawatra juga ikut dipilih Forbes dalam daftar tersebut.

Bagi Sri Mulyani, ini adalah ketiga kalinya dia masuk dalam daftar 100 wanita paling berpengaruh versi majalah Forbes. Sebelumnya Mantan Menteri Keuangan Indonesia itu berada di urutan ke-23 dan ke-72 di tahun 2008 dan 2009. Indonesia boleh merasa berbangga untuk pencapaiannya ini. Semoga membawa pengaruh positif bagi kemajuan negeri tercinta..

Foto: Forbes

Wednesday, August 24, 2011

Mundurnya Steve Jobs Dari Apple Bukan Akhir Segalanya

Keputusan Steve Jobs untuk mundur dari posisinya sebagai CEO Apple mendapat tanggapan negatif dari pasar (25/08). Setelah pengumuman tersebut harga saham Apple anjlok tajam dan turut mempengaruhi penurunan indeks berjangka S&P 500. Harga saham Apple membukukan penurunan sebesar 5.1% dan kapitalisasi senilai 52 miliar dolar hilang dari pasar saham AS.

Mundurnya Jobs sebagai CEO perusahaan yang berkali-kali masuk ke dalam daftar paling inovatif tersebut menekan kepercayaan para pemegang saham, meskipun COO saat ini Tim Cook telah didapuk sebagai pengganti Jobs. Hal ini memang tidak mengherankan sebab kehilangan Steve Jobs sebagai icon dari perusahaan berlogo apel yang telah digigit ini merupakan shock yang cukup besar bagi para investor.

Jobs, tidak dapat diragukan lagi, merupakan tokoh utama di balik kesuksesan Apple Inc. Harga saham Apple telah mengalami peningkatan sebesar 9020% sejak tanggal 29 Juli 1997, satu hari sebelum San Francisci Chronicle melaporkan bahwa Steve Jobs akan diangkat sebagai CEO interim. Pada periode kepemimpinan Jobs tersebut nilai saham Apple mengalami peningkatan tajam ke 348.7 miliar dolar dari 2.08 miliar dolar. Apple bahkan mengalahkan Exxon Mobil Corp. pada bulan Agustus ini menjadi perusahaan paling bernilai di dunia.

Di bawah kepemimpinan Jobs, nilai saham Apple melejit kencang karena gadget-gadget yang diproduksi olehnya merupakan sebuah revolusi bagi dunia teknologi, bahkan juga telah merubah raut wajah industri music digital dunia. Perhatian Jobs kepada detail dan penekanan kepada produk-produk yang ramah konsumen telah membuat Apple dengan mudah mengalahkan para pesaingnya dan mengambil pangsa pasar yang loyal di kalangan konsumen gobal. Sejalan dengan pengembangannya, Apple dengan sukses menciptakan rival dari berbagai lini bisnis, mulai dari Google hingga IBM.

Sebelumnya Jobs juga pernah mengajukan cuti untuk mengatasi masalah kesehatannya, akan tetapi saat itu kepercayaan pasar tidak terguncang terlalu besar. Pada periode Agustus – Oktober 2004 saat Jobs cuti harga saham mengalami kenaikan sebesar 26%. Sementara pada cuti keduanya periode Januari – Juni 2009 saham Apple mengalami kenaikan sebesar 66%.

Revolusioner Bidang Teknologi Terbaik Abad Ini

Co-founder Apple Steve Wozniak menyatakan bahwa keputusan mundur Jobs dari posisinya sebagai CEO Apple tidak diragukan akan memukul, tapi ia menegaskan bahwa budaya perusahaan tidak mengalami perubahan drastis akibat mundurnya Jobs. Apple memiliki puluhan ribu karyawan dan kualitas produk yang telah diciptakan merupakan bukti kualitas dari para karyawan tersebut.

Wozniak juga menyatakan keyakinannya bahwa Steve Jobs akan selalu dikenang sebagai salah seorang revolusioner di bidang teknologi terhebat di masanya. Wozniak yakin bahwa sejarah kehebatan Jobs masih akan dibicarakan hingga 100 tahun mendatang.

Brian Barish dari Combiar Investor LLC menyatakan bahwa keputusan mundur Jobs sebagai CEO memang menyedihkan, tapi tidak mengejutkan. Pertanyaan saat ini adalah bagaimana visi Apple ke depan sepeninggalan Jobs tersebut untuk melanjutkan pengembangakan posisi pasar mereka. Perusahaan yang kehilangan seorang visionernya bukan menjadi alasan untuk kehilangan kesuksesan. Sementara itu Matt McCormick dari Bahl & Gaynor Inc., mengatakan bahwa harga saham Apple masih berpotensi mengalami penurunan hingga Tim Cook dapat meyakinkan investor dan mendemonstrasikan nilai dirinya. Bagi Apple hal ini bukanlah merupakan akhir dari segalanya, melainkan akhir dari sebuah babak.

Alfred Pakasi, Managing Director Vibiznews.com berpendapat babak baru Apple yang dinakhodai Tim Cook sungguh bukan era yang mudah, saat mana pesaing-pesaing Apple gencar bersinergi untuk menguatkan inovasi teknologi dan penguasaan pasar mereka. Kita melihat di kelompok pasar smartphone : Google yang baru saja mengakuisisi Motorolla Mobility untuk mengencangkan cengkraman pasar android, atau Nokia yang bergandengan tangan dengan Microsoft, serta juga Samsung yang agresif dengan produk-produk baru yang inovatif dan head-to-head menantang Apple. Inovasi akan selalu menjadi kata kunci untuk mempertahankan kinerja Apple di masa mendatang. Ini merupakan ujian bagi seorang Tim Cook di posisinya sebagai CEO baru Apple. Sementara ini, para investor terkait terpaksa terima dulu kenyataan harga saham yang melorot; dan bagi kita sebagai konsumen produk teknologi, bersiaplah dengan lebih banyaknya pilihan dari berbagai merk untuk pasar gadget.