Monday, October 10, 2011

Toyota Pulih Kembali 7 Bulan Setelah Tsunami

Jumat, 07 Oktober 2011 22.00 WIB

Produksi global Toyota Motor pulih ke tingkat sebelum tsunami pada September, dua bulan lebih awal dari perkiraan, pejabat perusahaan seperti dikutip oleh media Jepang Jumat (07/10/2011).

Pembuat mobil terbesar dunia mampu lagi merakit semua kendaraan yang di pesan baik di Jepang maupun luar negeri karena persediaan komponen dan suku cadang kembali normal, kata pejabat.

Banyak pabrik kelompok Toyota di Jepang terpaksa mengurangi atau menghentikan produksi setelah gempa dan tsunami 11 Maret yang melanda timur laut Jepang, menghancurkan beberapa pabrik komponen dan sangat mengganggu rantai pasokan.

Kurangnya komponen dari Jepang juga menghambat produksi Toyota di luar negeri, terutama di Amerika Serikat dan Asia Selatan.

Penjualan oleh pembuat mobil terbesar dunia itu terpukul dalam kuartal April-Juni karena ketidakmampuan untuk menghasilkan pada tingkat normal.

Jalur perakitan telah mulai kembali atau produksi berangsur-angsur meningkat sejak bencana, tapi Toyota memperkirakan situasi tidak akan kembali ke normal sampai November atau Desember.

Meskipun pemulihan lebih cepat dari yang diperkirakan, masih ada kemungkinan akan lama menunggu untuk pengiriman dari beberapa kendaraan populer.

Untuk delapan model, termasuk hibrida Prius, menunggu tidak akan lebih dari tiga bulan, menurut pejabat yang dikutip oleh kantor berita Kyodo.

Banyak produsen komponen yang merupakan kunci untuk produksi mobil berbasis di daerah paling parah dilanda bencana di Jepang, fasilitas mereka rusak oleh gempa 9,0 skala richter di dasar laut atau tenggelam oleh gelombang raksasa yang diikutinya.

Kerusakan fasilitas mereka telah memukul sektor otomotif selama berbulan-bulan.


Toyota Kembali Berekspor

Pemulihan yang terjadi memmbuaty Toyota juga akan mulai mengekspor kendaraan dari India ke Afrika Selatan tahun depan untuk meningkatkan kegiatan di pasar negara berkembang.

Berdasarkan rencana, hatchback Etios Liva dan sedan Etios versi mesin bensin akan dikirim ke Afrika Selatan, anak perusahaan Toyota Kirloskar Motor Pvt. Ltd. mengatakan tanpa mengungkapkan ukuran pengiriman.

Etios adalah sedan murah ditujukan untuk pasar negara berkembang, di mana Toyota ingin mencapai 50 persen dari penjualan kendaraan di seluruh dunia dari 2015 dibandingkan dengan 40 persen pada 2010.

Toyota Kirloskar, yang berbasis di pinggiran Bangalore, berencana untuk meningkatkan produksi menjadi 310.000 unit pada 2013, hampir dua kali lipat dari tingkat saat ini 160.000 setiap tahunnya.

Sementara mempertahankan basis industri yang kuat di Jepang, Toyota mencari untuk meningkatkan produksi di luar negeri untuk lebih dekat dengan permintaan, mengurangi biaya logistik dan membatasi paparan terhadap penguatan yen Jepang.


Penguatan bursa-bursa global seperti bursa Wall Street dan bursa Jepang sendiri, mendukung pemulihan Toyota. Saham-saham di bursa Jepang terpantau mengalami pergerakan yang cenderung menguat. Pada perdagangan hari Jumat (07/10/11), Saham Toyota membukukan kenaikan 36 yen ke posisi 2574 yen. Hal ini semakin memperkuat Toyota untuk lebih mengembangkan bisnis dan produksinya.